Iklan dalam Komunikasi Kesehatan

[Sebelum ngomongin iklan dalam komunikasi kesehatan, Pak dosen dan mahasiswanya ngomongin mana yang lebih efektif : iklan Prabowo ato Sutrisno?]

Pentingnya iklan :
1.    Iklan merupakan bentuk komunikasi
2.    Iklan merupakan faktor penentu efektifnya komunikasi
3.    Iklan merupakan kunci sukses komunikasi kesehatan
4.    Keberhasilan iklan ditentukan oleh terpenuhinya kebutuhan masyarakat

Pengertian iklan (di dalam Buku Dasar-dasar Komunikasi Kesehatan oleh Prof. Dr. Alo Liliweri, M.S)
Cara yang memungkinkan kita untuk mengalihkan atau menjual pesan-pesan persuasive tentang suatu kebenaran dengan biaya yang murah. (Bovee & Arens, 1992)
Bentuk komunikasi nonpersonal untuk mengalihkan informasi mengenai produk, layanan atau gagasan secara persuasive yang dibayar melalui sponsor tertentu melalui berbagai media.
Kesimpulan : Iklan merupakan alat informasi dan komunikasi yang tujuannya bagaimana informasi sampai kepada masyarakat.

Unsur-unsur iklan :
1.    To inform : iklan menginformasikan produk, barang/jasa, dan gagasan kesehatan dari suatu sumber yang ditujukan kepada masyarakat
2.    Non personal : iklan memindahkan informasi menggunakan media bukan melalui manusia ke manusia
3.    Mass media : iklan memindahkan informasi melalui media massa baik cetak maupun elektronik
4.    Persuasive : isi iklan umumnya berisi bujukan terhadap individu atau kelompok sasaran agar mereka memiliki informasi yang lengkap mengenai produk
5.    Sponsor : iklan yang dimuat media massa dibayar oleh pihak tertentu yang disebut sponsor
6.    Goal : iklan memiliki tujuan tertentu, misalnya  untuk mengubah sikap seseorang terhadap barang dan jasa
7.    How advertising work : cara iklan mempengaruhi public itu ditentukan oleh sifat iklan ; iklan bersifat persuasive bukan memksa ; iklan selalu menggunakan media yang selalu digunakan konsumen ; iklan memahami persepsi dan daya tahan public ;

Mengapa masyarakat butuh iklan kesehatan?
1.    Consumer need (kebutuhan konsumen)
Apa yang dihasilkan oleh produsen adalah barang atau jasa yang benar-benar merupakan kebutuhan konsumen
2.    Marketing & production expertise
Apa yang dihasilkan itu tidak saja merupakan kebutuhan konsumen semata-mata melainkan juga bagaimana cara memasarkan produk tersebut secara professional
3.    Filling a Niche in  the marketplace
Oleh karena itu pihak produsen harus mempunyai intuisi yang tajam mengenai area pasar yang akan dia masuki.

Merencanakan iklan kesehatan :
1.    Meneliti karakteristik public atau target konsumen
Know your costumer!
2.    Meneliti pesan iklan yang dibutuhkan
Lihat struktur pesan, gaya pesan, dan motif-motif psikologis pesan (appeals message)
3.    Meneliti pemilihan cara/media penyebaran informasi
–    Personal selling – siapa yang patut menjual
–    Nonpersonal selling – media ; merupakan yang paling baik digunakan. Ex : leaflet, brosur, poster, pamflet, direktori, website, email, baliho, mailing list, internet, surat kabar, majalah, video, film, papan reklame, televise, production house, launching, pameran, publisitas, radio, sponsorship, blog, baliho, spanduk, dan lain-lain

Dampak sosial iklan kesehatan :
1.    Bahasa menjadi bias
2.    Membuat masyarakat menjadi materialistic
3.    Tertipu (butuh – ternyata tidak butuh)
4.    Iklan bersifat excessive (melebih-lebihkan)
5.    Iklan bersifat otensif (membangun rasa buruk)
6.    Iklan membangun stereotip
7.    Iklan itu deceptive
8.    Iklan membangun daya tahan
9.    Dll

Dampak legal iklan kesehatan
1.    Pelanggaran etika
2.    Pelanggaran HAM
3.    Sara
4.    Dll

About Nilna R.Isna

Aku menjadi aku sebagaimana aku adalah aku.

Posted on November 5, 2008, in Komunikasi Kesehatan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: